Feeds:
Posts
Comments

Oleh Irfan Hidayat / 05042010

Putriku Mujahidah Kecilku, tumbuhlah bersama waktu
Abi berusaha keras untuk memberikan cinta kepadamu. Bersabarlah dulu
Berhentilah memanggil nama Umi yang melahirkanmu.
Umimu telah pergi jauh meninggalkan kita berdua
Dia hilang ditelan peradaban kapitalis modern belantara Jakarta Mungkin malam ini dia sedang ada di cafe mahal bersama teman-teman pria teman kantornya atau kawan kuliah S2 nya, bersama kepul asap rokoknya dan tawa cekikikannya meski malam tlah larut seperti sekarang ini

Putriku Mujahidah Kecilku, kita berdua memang hidup jauh dari kemewahan
Tapi rumah mungil di tepian kota ini milik kita
Letaknya hanya duapuluh meter dari masjid, rumah kita yang kedua dimana aku selalu mengajakmu menyapu dan mengepel lantainya bila tampak kotor setiap kita kesana untuk berjamaah

Putriku Mujahidah Kecilku, bila aku sering mengajakmu mengaji Al Quran maafkan aku
Sebab aku Abimu selalu ingin melukismu dengan indahnya balasan bagi orang bertakwa,beriman dan bersabar
Sebab aku Abimu selalu ingin menasehatimu agar selalu berbakti kepada orang tua sekalipun dia ingkar Allah
Sebab aku Abimu selalu ingin membisikkan dalam jiwamu agar selalu membela Islam agama kita walau orang-orang ingkar dan sesat itu benci pada kita

Putriku Mujahidah kecilku, jadilah insan dalam cahaya cinta Allah di dunia dan akhirat
Aku Abimu hanya menuntunmu hingga ujung usiaku saja. Selanjutnya semoga kelak kau berjodoh dengan Mujahid sejati dan mengisi keluargamu dengan cinta Allah, sakinah mawaddah rahmah..

http://www.facebook.com/photo.php?pid=770107&id=1640466576

Siang Ini Aku Melihatmu

Siang ini aku melihatmu. cantik
tapi aku ragu padamu. layakkah ?

Aku penuh tanya
apakah aku bisa menjagamu
dari dunia kejam ini
yang tak peduli siapapun sebab inilah dunia
kalau harus perih hidup ini, biarlah aku saja
asal bukan dirimu, juga bukan karenaku

Siang ini aku memandangmu lagi. masih cantik
tapi aku ragu
apakah benar engkau bidadari
yang diutus langit tuk menemani ?
menjadi guruku dengan fatwa-fatwamu
menjadi selimut atas aib manusiawiku
menjadi sahabat akrab yang menemani lelahku
membetulkan bacaan Quranku yang terbata-bata ini

masih siang ini aku melihatmu sekali lagi.
makin cantik saja
aku lelaki bumi merindukan bidadari langit
salahkan aku ?

aku hina dina dan terseok dalam hidup
aku masih berjuang berdiri di kaki sendiri
dan masih tak berani mendekatimu
hanya ikhlash andai datang terlambat padamu

hening

lalu sebuah lagu Tere terdengar di telinga ini

mestinya kau datang terlebih dulu
saat kumasih sendiri dan kubelum memiliki sang kekasih
saat itu mungkin saja kau bisa coba menangkan hatiku
lalu jadikanku kekasih hatimu

reff
namun sayangnya waktu tak berpihak
padamu untuk bisa dapatkan aku

janganlah pernah salahkan dirimu
karena dia telah lebih dulu hadir

Aku tak bisa berkata apa-apa. Semua terserah Dia sajalah…
Tanpa sadar air mataku menetes
Allah terima kasih
meski seandainya aku hanya bisa mengenalnya saja
itu sudah lebih dari cukup bagiku

Depok 20012010/05022010

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.

ia mendapat pahala (dari kebajikan) yg diusahakannya

dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yg dikerjakannya.

QS. al-Baqarah ayat 286

——–

Sesulit apapun masalah yang menghadang, hanya ada satu cara:

HADAPILAH SENDIRI !

sebab Allah selalu menguji kita para hamba hingga napas diri berakhir. Apakah layak pulang membawa amalan melimpah menuju negeri akhirat ataukah harus tenggelam mempertanggung jawabkan segala dosa dan kesalahan selama di dunia…

Meski takdir langit telah dituliskan,

tetaplah penuhi hari-harimu dengan doa-doa penuh pengharapanmu,

biarkan langit menjadi saksi peperangan

antara doa-doamu dan takdir tertulis.

Bukankah Dia Maha Pengasih Maha Penyayang

dan mudah bagiNya mengubah apapun dalam sekejap mata manusia ?

pagi kau menghadang di depan pagar rumah.

aku teringat sebuah janji.

lalu kutunaikan ikhlas padamu.

kemudian doamu pagi kemarin itu terucap,

agar tercapai semua cita cintaku.

membuatku menitikkan air mata.

lagi.

Info Blog

Bismillah.

Akhirnya saya membuat blog (lagi) setelah cukup lama menimang manfaat Facebook dahsyat tapi life cyclenya sangat singkat hingga rasanya perlu ‘menyelamatkan ‘ tulisan-tulisan yang bermanfaat’ ke dalam blog yang Insya Allah bisa lebih bermanfaat bagi siapapun sampai kapanpun.

Sebagian besar adalah dari dipetik dari Al Quran, Hadith. Juga banyak tulisan para sahabat dan sisanya sedikit adalah tulisan saya sendiri

Semoga Bermanfaat dan dapat diambil hikmahnya.

Irfan Hidayat

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.